021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Cek Merek Dagang Online HAKI

Patendo konsultan HKI terdaftar melayani pendaftaran merek, pengecekan merek dan perpanjangan merek. Biaya pengecekan merek Rp 200.000 per merek per kelas. Langkah awal pengecekan merek, silahkan diemail ke cs@patendo.com

1. Nama merek yang ingin didaftarkan.

2. Disebutkan jenis jasa / barangnya berupa apa.

3. Nama pendaftar.

4. Nomer telpon pendaftar.

Email akan direply dalam 3 jam di jam kerja.

Keterangan lebih lanjut silahkan baca halaman biaya dan cara daftar merek , atau bisa chat di web ini atau hubungi W A 0853 5122 5081.

Fungsi pengecekan merek sangatlah penting, karena akan dapat diketahui apakah merek yang akan didaftarkan sudah dimiliki orang lain atau belum, jika belum ada yang memiliki merek tersebut maka peluang merek diterima oleh Dirjen menjadi lebih baik. Lindungi merek usaha anda agar tidak dipergunakan orang lain. Segera hubungi Patendo.

Cek Merek Dagang Online

Cara Cek Merk Sudah Terdaftar Atau Belum

Cara Cek Merk Sudah Terdaftar Atau Belum. Yuk Simak Cara Mengecek Merek Terdaftar di HAKI Agar Bisa Terhindar Dari Penolakan Saat Pendaftaran Merek. Pendaftaran merek harus melalui beberapa tahapan salah satunya penelusuran merek / cek merek dagang. Mengingat ada banyak sekali para pelaku bisnis di Indonesia sehingga tidak menutup kemungkinan jika pemilik usaha yang satu dan yang lainnya membuat merek yang sama.

Oleh sebab itu, penelusuran merek / pengecekan merek ini untuk mengantisipasi agar merek yang diajukan tidak ditolak. Cara cek merk sudah terdaftar atau belum dapat dilakukan dengan baik dengan bantuan konsultan HKI terdaftar. Anda bisa menghubungi Patendo untuk penelusuran merek.

Dari penelusuran tersebut, anda bisa mendapatkan gambaran mengenai ada tidaknya kesamaan merek yang akan diajukan dengan merek lain.

Setelah melakukan penelusuran merek ini, biasanya anda akan diarahkan untuk mengecek kelas merek dari produk yang anda jual. Untuk penelusuran secara mandiri memang tidak semudah yang dibayangkan, diperlukan konsultan merek agar cek merek dagang maximal, silahkan hubungi kami.

Bisa jadi dalam pengecekan merek tersebut, terdapat kemiripan antara merek yang akan diajukan dengan merek yang sudah terdaftar sehingga memiliki resiko juga merek akan ditolak.

Mengecek Merek yang Sudah Terdaftar dengan Bantuan Konsultan HKI Patendo

Konsultan HKI merupakan sebuah profesi yang terjun di dunia hukum kekayaan intelektual. Keberadaannya sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No.2 tahun 2005.

Konsultan HKI dimaksud untuk membantu pelaku bisnis yang akan mengajukan permohonan pendaftaran merek. Jika anda merasa kesulitan melakukan pendaftaran merek, maka sangat disarankan menghubungi kami.

Karena konsultan HKI sudah cukup berpengalaman dalam bidang ini. Dengan demikian, anda tidak perlu kebingungan saat melakukan pengecekan merek yang sudah terdaftar.

Memang penelusuran merek dapat dilakukan secara mandiri. Namun tidak sedikit yang akhirnya mengeluh karena kurang memahami bagaimana cara mengecek merek yang sudah terdaftar secara tepat, terutama bagi pelaku bisnis yang masih awam.

Jika mengalami masalah tersebut, maka sebaiknya pengecekan merek yang sudah terdaftar perlu dilakukan dengan bantuan konsultan HKI terdaftar. Silahkan hubungi Patendo.

Bagaimana Cara Untuk membuat Merek Dagang yang Baik

Merek dinilai cukup penting bagi sebuah bisnis, yaitu sebagai pembeda dengan produk yang lain. Produk yang memiliki merek lebih mudah dikenali oleh konsumen. Bagi anda yang sedang menjalankan bisnis tentu harus memikirkan merek yang tepat untuk produk anda.

Penentuan merek harus mempertimbangkan beberapa hal agar tampak lebih menarik. Lalu bagaimana cara untuk membuat merek dagang yang baik? Berikut ulasannya.

Tips Menentukan Merek Dagang Agar Lebih Menarik

1. Menyesuaikan dengan Produk yang Dijual

Penentuan merek sebaiknya menyesuaikan dengan jenis produk yang ditawarkan. Anda bisa menggunakan nasa deskriptif sebagaimana contohnya seperti teh gelas yang memang produknya adalah teh yang dikemas di dalam gelas dari bahan plastik.

Atau anda juga bisa menggunakan akronim dari nama perusahaan. Intinya brand yang dibuat sebaiknya sinkron dengan produk yang anda jual.

2. Tidak Terlalu Panjang

Membuat merek yang terlalu panjang akan membuat konsumen kesulitan mengingatnya. Dengan menggunakan merek yang lebih singkat dan padat, maka anda menjadi lebih mudah mempromosikan di berbagai media dan merek tersebut mudah melekat di telinga masyarakat.

Oleh sebab itu, sebaiknya anda harus memilih merek yang tidak melebihi tiga suku kata serta pilih yang bisa memberikan efek jelas dan simple.

3. Mudah Diucapkan

Merek yang dibuat untuk bisnis anda juga harus mudah diucapkan. Hal ini memiliki efek terhadap tingkat kepopuleran merek tersebut. Anda bisa melihat jika kebanyakan brand terkenal memiliki nama yang lebih mudah diingat dan lantang disebutkan.

Untuk mengecek apakah merek yang anda buat sudah memenuhi kriteria ini atau belum, anda bisa mencoba menyebutkannya dengan cepat. Jika penyebutannya lancar berarti merek tersebut bisa anda pilih.

Itulah beberapa tips membuat merek yang baik untuk bisnis anda. Selain menerapkan tips di atas, merek sebaiknya dibuat seunik mungkin sehingga mengundang penasaran banyak orang terhadap produk anda.

Memang diperlukan riset terlebih dahulu agar merek yang anda buat lebih menarik. Selain itu, anda perlu membuat merek lebih dari satu karena bisa jadi merek yang dibuat sudah digunakan oleh orang lain.

Biaya Pengurusan Merek Dagang

Biaya Pengurusan Merek Dagang

Kesadaran mengenai pentingnya merek membuat para pelaku bisnis berusaha membuat merek terbaik untuk produknya. Selain itu, adanya merek juga menjadi pelindung produk anda agar tidak dijiplak orang lain.

Dalam proses pengurusan merek ini dibutuhkan persiapan yang matang termasuk masalah dana. Sebelum memutuskan mendaftarkan merek, anda perlu mengetahui biaya pengurusan merek dagang. Biaya pengecekan merek per merek per kelas Rp 200.000. Biaya pendaftaran merek per merek per kelas Rp 3.000.000. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Patendo.

Contoh Formulir Permohonan Pendaftaran Merek

Contoh Formulir Permohonan Pendaftaran Merek

Merek sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi para pelaku bisnis. Dengan adanya merek, maka terdapat perlindungan terhadap produk dengan merek tersebut.

Dalam mengajukan pendaftaran merek, terdapat beberapa persyaratan yang perlu dilakukan oleh pemohon diantaranya mengisi formulir permohonan pendaftaran merek. Agar mendapatkan gambaran tentang formulir ini, simak ulasan berikut.

Contoh dan Cara Pengisian Formulir Permohonan Merek

1. Mengisi Tanggal Pengajuan dan Identitas Pemohon

Pada bagian atas formulir terdapat tanggal pengajuan nomor referensi pemohon, tanggal penerimaan dan permohonan. Namun anda hanya perlu mengisi tanggal pengajuan dan nomor referensi pemohon jika ada.

Selanjutnya, anda bisa melanjutkan dengan mengisi identitas meliputi nama, kolom pilihan, kewarganegaraan, dan negara pendirian. Usahakan mengisinya dengan benar dan hindari kesalahan kecil seperti penulisan ejaan email dan lainnya.

2. Mengisi Identitas Kuasa

Dalam pendaftaran merek, anda juga bisa meminta bantuan konsultan hki. Jika pendaftaran merek ini dilakukan oleh kuasa anda, maka kolom identitas kuasa seperti pada contoh formulir permohonan pendaftaran merek harus diisi.

Untuk menghindari kesalahan memasukkan data konsultan hki anda, sebaiknya anda meminta pihak yang bersangkutan untuk mengisinya.

3. Kolom Klaim Prioritas Dan Tipe Merek

Kolom ini meliputi klaim prioritas dan tipe merek yang akan didaftarkan. Apabila anda mendaftarkan merek menggunakan prioritas, maka kolom ini wajib diisi.

Sedangkan tipe merek sendiri meliputi merek kata, merek tiga dimensi, merek lukisan /logo, merek suara, merek kata + lukisan/logo dan merek hologram. Anda tinggal memberikan tanda silang sesuai tipe merek yang ingin didaftarkan

4. Kolom Nama dan Deskripsi Merek

Dalam kolom ini, anda perlu mencantumkan dengan jelas mengenai merek yang ingin didaftarkan. Selanjutnya kolom deskripsi merek menjelaskan mengenai gambaran tentang merek yang akan didaftarkan..

Namun, perlu diketahui jika kolom satu ini wajib diisi jika merek yang hendak diajukan merupakan merek suara, merek 3D, dan juga merek hologram.

Dibagian kolom akhir, anda perlu mengisi kolom kelas barang atau jasa dan juga tanda tangan pemohon. Pengisian formulir harus dilakukan dengan teliti dan dipastikan sudah benar.

Kesalahan dalam mengisi formulir seperti untuk kelas merek bisa berakibat pada pengajuan merek yang ditolak. Selain mengisi formulir pendaftaran merek, anda juga harus menyiapkan beberapa dokumen.

Daftar Merek yang Sudah Terdaftar di HAKI

Daftar Merek yang Sudah Terdaftar di HAKI

Mendaftarkan merek perlu dilakukan bagi pelaku bisnis untuk mencegah penggunaan merek yang sama oleh pihak lain. Dalam serangkaian pendaftaran merek, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan salah satunya memakai merek yang berbeda.

Penggunaan merek yang sama dengan merek yang sudah terdaftar sangat berisiko ditolak. Apabila anda mendapati jika merek yang akan didaftarkan sudah terdaftar maupun dalam proses, anda sebaiknya menggunakan merek yang lain daripada nantinya ditolak.

Karena pendaftaran merek ini memakai sistem first to file dimana pemohon yang melakukan pendaftaran merek terlebih dahulu akan memperoleh perlindungan merek jika memenuhi seluruh syarat yang telah ditetapkan.

Namun, jika merek yang ingin anda daftarkan tidak sama, anda bisa melanjutkan proses pengajuan merek ke tahap selanjutnya.

Untuk mengecek merek yang telah terdaftar di HKI bisa dilakukan dengan mandiri. Kendati demikian, terkadang masih ada beberapa orang yang ragu karena merek yang digunakan mengandung unsur kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar.

Jika demikian, maka anda sangat perlu menggunakan jasa konsultan HKI untuk membantu melakukan penelusuran merek. Biaya pengecekan per merek per kelas Rp 200.000 silahkan hubungi kami. Kami siap membantu Anda.

Sebelum Mengajukan Pendaftaran Merek, Yuk Kenali Apa Itu Etiket Merek

Sebelum Mengajukan Pendaftaran Merek, Yuk Kenali Apa Itu Etiket Merek

Suatu produk bisa lebih mudah dikenal oleh masyarakat salah satunya karena adanya merek. Oleh sebab itu, banyak pemilik usaha yang akhirnya mengajukan permohonan pendaftaran merek untuk produknya.

Dalam proses pendaftaran merek, ada beberapa istilah yang harus dipahami oleh pemohon termasuk diantaranya etiket merek atau disebut dengan Trademark Etiquette. Bagi anda yang masih awam dengan istilah satu ini, yuk simak ulasan berikut.

Memahami Apa itu Trademark Etiquette

Trademark Etiquette merupakan contoh merek yang perlu dicantumkan oleh pemohon dalam permohonan pendaftaran merek yang diajukan kepada Ditjen HKI. Atau bisa diibaratkan sebagai gambaran dari merek yang akan dipakai untuk produk anda.

Trademark etiquette berarti label maupun tag dan biasanya dalam permohonan pendaftaran luar negeri, menggunakan istilah “drawing”.

Permohonan pendaftaran merek mensyaratkan dicantumkannya Trademark Etiquett. Trademark Etiquette seharusnya meliputi semua jenis warna dan elemen merek berdasarkan pemakaian sebenarnya, meskipun banyak ditemukan permohonan pendaftaran merek yang melampirkan Trademark Etiquette dalam bentuk huruf standar dengan warna hitam dan putih saja.

Lampiran Trademark Etiquette yang Benar

Sebaiknya trademark etiquette yang dilampirkan harus bisa mempresentasikan merek yang disematkan pada barang maupun jasa yang diproduksi dan dijual belikan atau sebagaimana ketika konsumen mendapati dalam perdagangan barang maupun jasa.

Jika permohonan pendaftaran merek disetujui oleh Ditjen HKI, maka produk tersebut mendapatkan perlindungan sebagaimana yang tercantum dalam permohonannya.

Trademark etiquette bisa mewakili merek yang dikaitkan pada produk yang anda tawarkan. Selain itu, perhatikan juga mengenai ketentuan mengenai ukuran dan jumlah helai yang harus dilampirkan.

Yuk Cari Tahu Dasar Hukum Merek Dagang di Sini

Yuk Cari Tahu Dasar Hukum Merek Dagang di Sini

Merek merupakan salah satu bagian penting bagi dunia bisnis karena masih terkait dengan hak kekayaan intelektual. Oleh sebab itu, negara memfasilitasi pelaku bisnis untuk mendaftarkan merek untuk mendapatkan perlindungan hukum.

Selain itu, negara juga menetapkan hukum merek dagang yang tercantum dalam Undang Undang nomor 20 tahun 2016 yang merupakan pengganti dari Undang Undang Nomor 13 tahun 2001. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut.

Pentingnya Keberadaan Undang Undang yang Mengatur Merek

1. Perlindungan Terhadap Merek

Adanya undang undang memiliki peranan yang sangat penting bagi merek yang telah didaftarkan oleh pemohon. Apabila merek yang didaftarkan digunakan oleh pihak lain dengan produk yang serupa, maka pemilik merek pertama bisa mengajukan gugatan di pengadilan.

Pada UU merek yang baru juga meliputi merek suara, merek tiga dimensi dan merek hologram. Dengan demikian, lingkup merek menjadi semakin luas.

2. Penetapan Sanksi Jika Terdapat Pelanggaran Merek

Undang Undang yang mengatur merek juga bertujuan untuk mengatur pelanggaran merek. Jadi dalam peraturan ini ditetapkan sanksi yang akan dibebankan kepada pihak yang melakukan pelanggaran merek.

Sanksi tersebut diperberat terutama jika mengancam kesehatan manusia, lingkungan hidup dan mengakibatkan kematian. Karena masalah merek berhubungan erat dengan faktor ekonomi, sehingga pada Undang Undang tersebut, sanksi pidana denda diperberat.

Selain beberapa hal di atas, Undang Undang merek juga mengatur tentang perpanjangan jangka waktu perlindungan merek serta pengalihan hak merek.

Memahami Kelas Merek Berdasarkan NICE Classification

Memahami Kelas Merek Berdasarkan NICE Classification

Keberadaan merek tidak dapat dipisahkan dari dunia bisnis karena sebagai identitas dari suatu perusahaan.

Dalam proses permohonan merek ini terdapat beberapa istilah yang harus dipahami, salah satu diantaranya yaitu kelas merek atau klasifikasi merek. Bagi anda yang akan mendaftarkan merek, perlu memahami istilah satu ini.

Pengertian Klasifikasi Merek Dagang

Ketika mengajukan pendaftaran merek, anda akan diminta mengisi formulir permohonan pendaftaran merek. Pada formulir tersebut terdapat beberapa kolom yang wajib diisi termasuk diantaranya jenis barang atau jasa.

Nah penggolongan produk ini disebut juga dengan klasifikasi merek. Adanya klasifikasi merek bertujuan untuk mempermudah pembagian kategori barang atau jasa yang terdaftar dalam database merek Ditjen HKI.

Penetapan klasifikasi merek mengikuti standar internasional yaitu NICE Classification. Dimana dalam klasifikasi ini terdapat dua kategori yaitu barang dan jasa. Untuk kategori barang terdiri dari 34 kelas, sedangkan kategori jasa terdiri dari 11 kelas.

Kadang kelas satu dan yang lain tampak mirip sehingga penentuan jenis barang maupun jasa ini tidak mudah. Oleh sebab itu, anda harus berhati hati dalam menentukan klasifikasi merek.

Cara Melakukan Penelusuran Klasifikasi Merek Dagang

Karena terdapat kemiripan antara beberapa kelas, banyak orang yang akhirnya kebingungan dalam menentukan klasifikasi merek. Padahal pengisian klasifikasi merek ini sangat penting dilakukan dan kesalahan menentukan klasifikasi merek bisa berakibat ditolaknya pengajuan pendaftaran merek.

Oleh sebab itu, dalam proses pendaftaran merek pemohon perlu melakukan penelusuran klasifikasi merek terlebih dahulu.
Penelusuran merek dapat dilakukan dengan bantuan konsultan HKI Patendo dengan membuka halaman kelas barang / jasa.

Pada kolom pencarian, anda tinggal memasukkan produk yang akan didaftarkan mereknya, setelah itu pilih search maka akan muncul beberapa klasifikasi merek.

Klasifikasi merek merupakan penggolongan barang atau jasa yang akan diajukan mereknya. Untuk mengetahui secara rinci mengenai klasifikasi merek setiap kelas, anda bisa melihat di website Patendo termasuk juga melakukan penelusuran klasifikasi merek.

Namun, sebelum melakukan penelusuran klas merek, anda juga perlu mengecek daftar merek yang sudah didaftarkan di Ditjen HKI untuk mengantisipasi kesamaan merek. Atau anda bisa kunjungi halaman kelas barang & jasa.

Yuk Simak Cara Mengecek Merek Terdaftar di HAKI

Yuk Simak Cara Mengecek Merek Terdaftar di HAKI

Dalam menjalankan suatu usaha, promosi perlu dilakukan untuk meningkatkan penjualan. Promosi produk yang melibatkan merek akan memudahkan penjual mengenalkan produknya kepada konsumen. Selain itu, merek juga memiliki fungsi sebagai jaminan mutu dari suatu produk.

Maka dari itu para pemilik usaha perlu melakukan pendaftaran merek. Namun, sebelum mendaftarkan merek, anda perlu mengetahui cara mengecek merek terdaftar di HKI.

Langkah Mudah Mengecek Merek yang Telah Terdaftar di HAKI adalah dengan bantuan konsultan HKI.

Manfaat Melakukan Pengecekan Merek Dagang

Penelusuran merek sangat penting dilakukan sebelum pendaftaran merek. Bahkan Ditjen HKI sendiri juga menyarankan agar pemohon melakukan pengecekan merek terlebih dahulu sebelum mendaftarkan merek.

Penelusuran merek bertujuan untuk menghindari pendaftaran merek yang sama dengan pihak lain yang sebelumnya sudah mendaftarkan merek sehingga plagiasi dapat dicegah.

Apabila anda mengajukan permohonan merek tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu dan ternyata memiliki kesamaan dengan merek yang sudah didaftarkan, tentu saja permohonan pendaftaran merek anda akan ditolak.

Dengan demikian, anda harus mengajukan permohonan lagi untuk merek yang baru. Selain itu, anda juga harus menyiapkan biaya lagi untuk pendaftaran merek yang baru. Pengecekan merek dagang memiliki banyak manfaat bagi calon pemohon pendaftaran merek.

Kendati demikian, beberapa orang merasa kesulitan lantaran banyak merek yang hampir serupa sehingga khawatir jika mereknya akan ditolak. Apabila anda mengalami masalah tersebut, maka sebaiknya gunakan jasa konsultan HKI Patendo untuk membantu anda mengecek merek yang telah terdaftar.

Memahami Pengertian Merek dan Manfaatnya Bagi Pelaku Bisnis

Memahami Pengertian Merek dan Manfaatnya Bagi Pelaku Bisnis

Istilah merek sebenarnya sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat, apalagi bagi pelaku usaha. Merek menjadi salah satu pertimbangan ketika seseorang akan membeli suatu produk.

Dari situ bisa dilihat jika merek dagang memiliki manfaat yang sangat penting. Meskipun mereka sudah cukup familiar, beberapa orang masih membutuhkan pemahaman yang lebih detail mengenai merek. Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian merek, simak ulasan berikut.

Memahami Apa Itu Merek

Merek yang terkadang disebut juga dengan brand merupakan identitas yang dibuat sedemikian rupa untuk menciptakan suatu produk agar tampak berbeda dengan produk yang lain dengan tujuan untuk sebagai alas memenuhi kebutuhan.

Adanya perbedaan antara merek satu dengan yang lain dijadikan sebagai perwakilan simbolis yang nantinya berhubungan dengan kualitas sebuah produk dengan merek tersebut.

Selain itu, merek adalah tanda yang dicantumkan secara grafis dalam bentuk gambar, nama, logo, huruf, kata, nama, angka, susunan warna, baik dalam berupa dua dimensi, tiga dimensi, suara , hologram, maupun kombinasi dari dua unsur atau lebih yang mana digunakan untuk membedakan antara barang atau jasa yang diproduksi oleh orang maupun badan hukum dalam aktivitas perdagangan barang maupun jasa.

Manfaat Pembuatan Merek untuk Suatu Produk

Tentunya merek sangat berperan penting bagi suatu usaha. Merek menjadi tanda pengenal untuk membedakan antara produk yang diproduksi oleh pelaku usaha satu dengan yang lain.

Selain itu, merek juga berfungsi untuk mempromosikan hasil produk cukup dengan menyebut mereknya. Disisi lain merek menjadi jaminan atas mutu barang serta petunjuk asal barang maupun jasa yang diproduksi. Keberadaan merek juga menjadi pelindung bagi sebuah produk dari kompetitor atau produk yang memiliki tampilan serupa.

Namun untuk mendapatkan manfaat yang lebih banyak mengenai keberadaan merek, perlu dilakukan pengajuan pendaftaran merek di Ditjen HKI.

Jika merek sudah terdaftar, maka suatu produk dengan merek tersebut akan mendapatkan perlindungan hukum dari pihak yang melakukan pelanggaran merek.

Secara umum, merek merupakan tanda atau simbol yang menjadi pembeda antara produk yang satu dengan yang lain. Sebagaimana contohnya dalam produk smartphone, anda bisa melihat ada banyak merek yang berbeda dengan kualitas masing masing.

Karena pentingnya merek bagi suatu usaha, maka Ditjen HKI memfasilitasi pemilik usaha untuk mendaftarkan merek guna mendapatkan perlindungan hukum.

Merek Dagang di Indonesia

Merek Dagang di Indonesia

Bagi anda yang sedang membuka usaha, tentunya memerlukan sebuah identitas untuk memasarkan produk. Maka dari itu penting bagi pemilik bisnis untuk memiliki merek sebagai simbol usaha mereka.

Merek yang nantinya akan mengantarkan produk anda dikenal oleh publik secara luas. Sehingga membuat pembeli lebih mudah untuk mengenali produk bahkan tanpa melihat namanya. Simak ulasan seberapa pentingnya merek dibawah ini.

Alasan Pentingnya Usaha Memiliki Merek

1. Sebagai Identitas Produk

Menurut UU Nomor 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, merek merupakan sebuah tanda yang ditampilkan secara grafis. Suatu usaha memerlukan identitas sebagai kepemilikan, yang artinya orang lain tidak boleh mengklaim produk tersebut.

Label yang dicantumkan adalah representasi dari reputasi bisnis. Dengan begitu akan mudah bagi masyarakat untuk mengenali nama produk, dan mengingatnya dalam jangka waktu lama.

2. Bentuk Perlindungan Usaha

Ketika anda mendaftarkan produk ke lembaga merek dagang di Indonesia, artinya anda akan mendapatkan perlindungan usaha secara penuh. Menteri Hukum dan HAM akan menerbitkan sertifikat merek, yang mana berarti produk tersebut boleh diedarkan secara luas.

Masa berlakunya hak eksklusif merek dagang ialah selama 10 tahun. Dalam rentang waktu tersebut usaha anda akan dilindungi oleh negara, apabila terjadi hal-hal yang sekiranya merugikan.

3. Pembeda dengan Produk Lainnya

Banyak produk yang tersebar luas di pasaran, bahkan jumlahnya tidak dapat terhitung. Sangat sulit membedakan satu sama lainnya apabila tidak tercantum label merek. Itulah mengapa perlu adanya merek pada suatu produk. Sehingga pembeli dapat mengidentifikasi barang sesuai dengan kelompoknya.

Misalkan KFC dan CFC yang berarti keduanya sama-sama menjual ayam. Hanya saja berbeda dari segi harga serta menu yang disajikan kepada pelanggan.

Sebuah bisnis memerlukan merek sebagai simbol, untuk menunjukkan karakter usahanya. Melalui merek, pembeli akan mengenali produk yang sedang diperjual belikan. Sehingga masyarakat akan mengingatnya dalam jangka waktu yang lama. Merek yang sudah terdaftar nantinya akan mendapatkan perlindungan dari negara.

Selama kurang lebih 10 tahun masa berlaku merek suatu produk. Setelah itu boleh melakukan perpanjangan selama usaha masih terus berjalan.

Keuntungan Mempunyai Merek Jasa

Keuntungan Mempunyai Merek Jasa

Bagi pemilik bisnis menciptakan merek menjadi hal penting, yang perlu dipersiapkan sejak awal. Keberadaan merek merupakan sebuah identitas, dimana pemilik bisnis mempunyai hak penuh terhadap usahanya.

Biasanya merek disimbolkan dengan logo atau visual gambar, yang nantinya mudah diingat oleh masyarakat luas. Selain itu adanya merek mempunyai banyak keuntungan bagi usaha yang sedang berjalan. Simak ulasannya berikut.

Manfaat Kehadiran Sebuah Merek

1. Bentuk Pelayanan Terbaik

Sama dengan merek dagang, merek jasa adalah gambaran keseluruhan produk jasa yang ditawarkan. Lewat identitas tersebut masyarakat akan mengenal seperti apa bentuk jasa yang dipasarkan.

Bentuk visual yang digambarkan merujuk pada pelayanan terbaik dari perusahaan. Seolah mengundang masyarakat untuk menggunakan jasa yang mereka promosikan.

2. Membangun Suatu Brand

Merek kerap menjadi cerminan karakter dalam suatu usaha, yang menggambarkan reputasi secara keseluruhan. Identitas tersebut yang nantinya akan dikenal oleh masyarakat, baik berupa logo atau tulisan biasa.

Lewat merek, brand akan dibangun melalui proses pengenalannya di pasaran. Dari sinilah calon pembeli akan tahu seberapa kuat branding yang dilakukan.

3. Sebagai Jaminan Mutu Produk

Pertama kali masyarakat mengenal produk anda melalui merek yang tersebar luas. Biasanya merek dirupakan dalam sebuah logo atau visual lainnya, yang mempunyai banyak makna di dalamnya.

Semakin baik identitas yang digambarkan maka jaminan kualitas produk bisa dipercaya. Produsen tidak akan mengecewakan konsumen, bahkan pelayanannya sesuai dengan gambaran produk.

4. Pembeda dengan Bisnis Lainnya

Di zaman sekarang ada banyak ladang bisnis yang hampir serupa. Contohnya usaha laundry yang menjamur di berbagai daerah. Jika tidak ada merek akan sulit membedakan satu dengan lainnya.

Maka dari itulah mengapa merek perlu dihadirkan sebagai penanda. Sehingga masyarakat bisa tahu apa saja perbedaannya, dan mengklasifikasikan sendiri sesuai kebutuhan.

Bagi perusahaan jasa mempunyai sebuah merek sudah menjadi keharusan. Mengingat ada banyak penawaran jasa yang mirip jenis pelayanannya. Maka merek yang hadir sebagai identitas untuk membedakan satu sama lain.

Selain itu bisa digunakan sebagai jaminan kualitas bahwa layanan yang diberikan paling baik. Sehingga calon konsumen tidak perlu meragukan lagi soal mutu produk jasanya.

Pembuatan Merek

Pembuatan Merek

Di era modern seperti ini merek menjadi suatu kepentingan yang tidak dapat dilewatkan. Pasalnya merek merupakan simbol sebuah usaha di tengah persaingan dagang, yang semakin gencar dilakukan. Tidak mungkin bila mengedarkan barang tanpa adanya label merek.

Sulit bagi usaha anda untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Sebab mereka pasti mempertanyakan perihal kualitas dan mutu produk. Simak ulasan dibawah ini.

Cara Membuat Merek yang Menarik

1. Menawarkan Sebuah Solusi

Bangunlah sebuah merek yang menjawab pertanyaan para konsumen. Berkaitan dengan kebutuhan yang akan digunakan dalam jangka waktu lama. Anda bisa menggambarkannya dalam bentuk yang inovatif, kreatif, dan efektif.

Tidak perlu menggunakan promosi yang terlalu berbelit, praktis tetapi bisa menyampaikan secara keseluruhan. Sehingga tidak terkesan membosankan bagi pembacanya.

2. Munculkan Jati Diri Merek

Buatlah merek dengan cara yang orisinil, dalam artian berasal dari pengalaman yang anda dapatkan. Sebagai contoh Mark Zuckerbarg yang mendirikan Facebook, sebagai bentuk kemarahan pada pacarnya.

Maka pembuatan merek baiknya juga berupa ungkapan yang dialami oleh sang pemilik. Selain agar terlihat lebih unik, cerita dibalik adanya merek mudah diingat oleh konsumen.

3. Punya Nilai Estetika

Biasanya merek yang ditampilkan oleh perusahaan mempunyai visualisasi yang menarik. Baik itu dari lambang logo yang unik, kata-kata yang lucu, hingga desain bernilai seni.

Gambaran merek seperti itu bisa membuat masyarakat penasaran, dan berujung untuk mencari tahu keunggulan produk. Maka dari itu merek wajib dipersiapkan sejak awal mendirikan usaha.

4. Berinteraksi dengan Pembeli

Ada baiknya merek yang dibuat mampu membuat interaksi dengan masyarakat. Dalam artian menjawab kebutuhan konsumen lewat desain merek. Sehingga mereka bisa langsung memahami jenis usaha yang anda tawarkan.

Selain itu tidak perlu ragu lagi soal kualitas dan mutu yang anda berikan. Secara garis besar merek memberi celah kepada para pemilik bisnis untuk menggapai konsumen.

Merek dibuat sebagai identitas bagi setiap usaha yang didirikan. Tanpa adanya merek masyarakat tidak akan mengetahui keberadaan bisnis anda. Oleh sebab itu penting untuk mecantumkan merek di awal usaha.

Masukkan dalam perencanaan yang perlu dipikirkan secara matang. Usahakan buat merek yang menarik perhatian konsumen, agar penasaran terhadap produk.

Pendaftaran Merek UMKM

Pendaftaran Merek UMKM

Memasarkan produk tanpa adanya merek sepertinya akan sulit diterima pasaran. Karena terkadang mereka dijadikan patokan kualitas oleh calon konsumen. Merek kerap kali dijadikan alat promosi bagi perusahaan, bahkan bisa menentukan harga suatu barang.

Hal tersebut juga berlaku untuk UMKM, yang ingin produknya diingat masyarakat secara luas. Maka dari itu perlu mendaftarkan merek ke lembaga yang berwenang, berikut prosedurnya.

Ketahui Merek Sudah Terdaftar Atau Belum

Sebelum mengajukan permohonan, anda disarankan untuk mengecek merek melalui konsultan hki. Tujuannya untuk mengetahui apakah merek yang anda ajukan, sudah pernah terdaftar atau belum.

Karena jika terkonfirmasi terdaftar sebelumnya, maka secara otomatis pengajuan akan ditolak. Namun bila tidak tercantum keterangan terdaftar, anda boleh mengajukan permintaan kembali.

Tidak hanya perusahaan besar yang membutuhkan hak merek, tetapi UMKM juga perlu mendapatkannya. Hal ini bertujuan agar produk UMKM lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas.

Sehingga penjualan akan terus mengalami peningkatan, dan mendapat keuntungan yang tinggi. Maka dari itu perlu mendaftarkan merek dengan membawa kelengkapan data, agar segera mendapat sertifikat hak merek.

Pendaftaran Merek Gratis

Pendaftaran Merek Gratis

Sebagian besar pemilik UMKM yang skala usahanya masih minor, merasa jika mendaftarkan merek terlalu berat. Mengingat biaya pendaftaran yang diperlukan cukup besar, sehingga perlu berpikir dua kali untuk melakukannya.

Maka dari itu pemerintah telah memberlakukan peraturan, yang mana UMKM tidak dipungut biaya apapun. Tetapi harus memenuhi beberapa prosedur yang sudah ditentukan, simak ulasannya berikut ini.

Ada dua jalur pendaftar yang bisa dilakukan oleh pemilik UMKM, yaitu offline dan online. Jika mendaftar secara offline berarti perlu membawa ketentuan berkas ke lembaga tertentu. Sedangkan bila dilakukan melalui online tinggal melengkapi data diri pada website yang dianjurkan.

Setelah itu baru mengupload berkas-berkas yang diperlukan ke bagian lampiran. Namun bagi pemilik usaha yang menginginkan pendaftaran merek gratis, maka harus mendaftarkan diri secara offline.

Dengan menyertakan KTP sesuai domisili, etiket merek, dan surat pernyataan dari Dinas Koperasi dan UMKM. Sehingga bisa menjadi bukti bahwa UMKM yang dijalankan masih berada di kelas minor. Dan perlu bantuan untuk melegalkan merek produk mereka.

Pemilik UMKM memang sangat kesulitan untuk melegalkan merek, karena terhalang oleh besarnya biaya. Maka dari itu pemerintah membuat kebijakan, yang mana UMKM tidak perlu membayar biaya proses sah merek.

Hanya diwajibkan untuk melengkapi data formulir dan contoh produk secara offline. Baru setelahnya lembaga yang bersangkutan mengajukan permohonan sesuai ketentuan.

Perlindungan Merek

Perlindungan Merek

Suatu usaha memerlukan merek sebagai identitas, yang nantinya akan diingat masyarakat luas. Konsumen akan mengetahui produk anda pertama kali lewat merek. Begitu pun saat ingin mencari tahu bagaimana kualitas dan mutunya.

Itulah sebabnya nama produk ini perlu dipikirkan sejak awal perancangan bisnis. Karena akan berpengaruh terhadap usaha sampai beberapa waktu ke depan, sehingga merek butuh perlindungan agar tidak menjadi sumber masalah.

Menelisik Pentingnya Merek untuk Dilindungi

Bagi anda yang sedang merancang sebuah bisnis, tentu perlu mempersiapkan banyak hal demi kelancaran usaha. Persiapan yang dilakukan dengan matang diharapkan bisa menghasilkan profit yang lebih tinggi.

Karena saat bisnis berjalan anda tinggal melakukannya sesuai rencana yang telah disusun. Tidak hanya modal yang dilibatkan, tetapi juga strategi pemasaran dan hak merek dagang.

Sebagian besar pengusaha paham bahwa label merek dibutuhkan, sebagai suatu simbol dari usahanya. Melalui merek akan tergambar karakter produk yang hendak ditawarkan.

Bisa dibilang merek sebagai penyampai pesan sederhana kepada konsumen. Maka dari itu pemberian nama produk ini harus yang sarat akan makna. Sehingga calon pembeli paham dan merasa penasaran dari merek yang anda tawarkan.

Namun merek rentan untuk ditiru oleh pebisnis lainnya, mengingat banyak orang mulai merambah dunia bisnis. Maka dari itu perlu melakukan perlindungan merek, dengan mendaftarkannya ke HKI.

Dimana merek akan mendapatkan sertifikat yang berisi undang-undang perdagangan. Sehingga bagi siapapun yang meniru ataupun menjiplak secara sengaja, maka akan diberikan sanksi hukum.

Selain itu produk yang diedarkan bisa terjawab tentang legalitas mereknya. Masyarakat tidak akan meragukan soal kualitas dan mutu produk. Sehingga anda bisa menggunakannya sebagai alat promosi yang kuat.

Kemungkinan besar permintaan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Dan bisa menaikkan profit sesuai keinginan di awal membangun bisnis.

Merek dibutuhkan sebagai identitas sebuah produk, untuk mengedarkan usaha ke masyarakat luas. Namun merek tidak bisa sembarangan disebarluaskan tanpa adanya perlindungan. Maka dari itu perlu mendaftarkan usaha ke HKI, supaya merek segera mendapatkan legalitas.

Dengan begitu proses pemasaran anda tidak akan terhambat di tengah jalan. S ekaligus mempunyai kekuatan hukum yang bisa ditangguhkan.

Produk yang Sudah Terdaftar di Haki

Produk yang Sudah Terdaftar di Haki

Sebagai negara pemilik jumlah UMKM terbesar, tentunya Indonesia mempunyai banyak produk yang sudah dipatenkan. Para pemilik usaha tidak asal melakukan transaksi tanpa adanya merek yang legal di pasaran.

Rata-rata produk terkonfirmasi valid ada di database milik Dirjen HKI. Dengan begitu tidak perlu diragukan lagi soal kualitas dan mutu suatu produk. Berikut beberapa produk yang sudah terdaftar di haki dan dipasarkan secara luas, simak ulasannya disini.

Daftar Merek yang Punya Hak Paten

1. Kopi Arabika Kintamani Bali

Siapa yang tak kenal dengan produksi asal Pulau Dewata ini? Tampaknya tidak hanya warga lokal saja yang mengagumi, tetapi wisatawan mancanegara pun ikut terpikat. Biji kopinya berasal dari perkebunan milik masyarakat Bali, yang diolah secara tradisional.

Proses pembuatannya masih disangrai secara manual, sehingga aromanya sangat khas dan mengguhan selera. Karena peminatnya tersebar luas, tidak heran bila si pemilik langsung melakukan hak merek.

2. Mebel Ukir Jepara

Sejak dulu Jepara memang terkenal dengan pengrajin ukiran, yang melahirkan seni kelas atas. Hasil produksinya kerap dikirimkan ke luar negeri, dan sempat menjadi salah satu pendongkrak nilai ekspor.

Proses pemasaran yang semakin meluas, membuat Mebel Ukir Jepara segera melakukan hak merek. Tujuannya untuk melindungi produk dari persaingan dagang yang tambah menguat.

3. Susu Kuda Sumbawa

Rata-rata masyarakat masih asing dengan susu kuda asal Sumbawa ini. Padahal manfaatnya cukup besar untuk membentuk imun tubuh. Peminatnya pun semakin bertambah dibarengi dengan permintaan yang meningkat. Bahkan tidak hanya di pasar nasional saja tetapi merambah luas hingga ke pasar internasional.

Maka dari itu si pemilik langsung melakukan perlindungan hak merek, agar tidak ada permasalahan yang membebani di masa depan.

Beberapa produk buatan masyarakat Indonesia mempunyai merek yang sudah dipatenkan. HKI selaku lembaga yang mengurus legalitas merek, sudah memiliki daftar produk milik penduduk lokal. Apalagi untuk beberapa produk yang dipasarkan secara meluas, tentu akan menjadi suatu permasalahan jika merek tidak ada perlindungan.

Kemungkinan besar merek terjebak dalam masalah klaim dari produk lainnya. Sehingga akan menghambat produktivitas dari perusahaan.

Sertifikat Merek Dagang

Sertifikat Merek Dagang

Sebuah bisnis memerlukan perlindungan merek demi kelancaran usaha mereka. Apalagi di tengah persaingan dagang yang semakin mengetat ini, perlu untuk mengklaim merek lebih awal.

Sebab ada kemungkinan produk ditiru oleh perusahaan lain, sehingga menghambat proses pemasaran anda. Lain cerita jika merek sudah memiliki kekuatan hukum, dan si peniru bisa saja dikenakan klaim nantinya. Berikut ada beberapa keuntungan lainnya.

Manfaat Punya Hak Paten Merek

1. Punya Perlindungan Hukum Kuat

Keuntungan terbesar dari mendaftarkan merek dagang ialah jaminan perlindungan hukum atasnya. Si pemilik usaha mempunyai hak khusus yang langsung ditangani oleh pemerintah. Perlindungan ini merujuk kepada klaim originalitas yang menjadi kepemilikan perusahaan.

Sehingga apabila ada kasus penjiplakan dari kompetitor, anda bisa langsung membawanya ke meja hijau dan pemberian sanksi.

2. Menghidari Adanya Plagiarisme

Dalam sebuah persaingan bisnis kasus plagiarisme bukan sesuatu yang asing lagi. Hal tersebut menjadi strategi untuk saling menjatuhkan lawan, hanya saja cara yang dilakukan salah.

Maka dari itu perlu dihidari lebih awal, sebelum terlalu membebani di tengah jalan nantinya. Beda cerita jika sudah didaftarkan sejak dini, maka proses branding jauh lebih aman dan tak terhalangi apapun.

3. Meningkatkan Penjualan

Adanya sertifikat merek dagang membuat nilai kepercayaan di masyarakat meningkat. Sehingga turut menambah penjualan dalam waktu singkat, karena terjamin kualitas dan mutunya.

Selain itu strategi pemasaran lebih luas, serta dapat menjangkau banyak segmen pasar. Tidak heran apabila produk kerap terjual habis di pasaran, baik lokal maupun mancangara.

4. Jaringan Usaha Bertambah

Perusahaan yang sudah memiliki legalitas merek, akan mudah untuk melebarkan sayapnya. Jaringan usaha dapat dilakukan secara luas, agar pengenalan produk bisa berjalan sesuai rencana bisnis. Apalagi bagi pebisnis yang ingin melakukan waralaba, yang mampu mengembangkan bisnis secara luas.

Adanya hak paten merek tidak akan menghambat planning usaha yang anda lakukan. Merek menjadi persoalan pelik apabila tidak mempunyai perlindungan hukum. Jelasnya akan merepotkan usaha yang telah anda jalankan sekarang.

Maka dari itu di awal bisnis segeralah melakukan pendaftaran merek, dan mendapatak sertifikat hak paten. Sehingga pemasaran dan pengembangan bisnis bisa dilakukan secara luas, baik lokal maupun mancanegara.

Syarat Pendaftaran Merek

Syarat Pendaftaran Merek

Merek memang diperlukan bagi sebuah usaha, sebagai bentuk legalitas sebuah produk. Maka dari itu penting untuk mendaftarkan merek di awal usaha berdiri. Namun sebelumnya anda perlu melengkapi berapa berkas untuk pendaftaran.

Setelah itu barulah mendapatkan persetujuan dari lembaga terkait. Dan dikeluarkan sertifikat hak merek sebagai bukti bahwa produk terlindungi oleh hukum. Berikut syarat pendaftaran merek yang perlu dipenuhi.

Berkas-Berkas yang Dibutuhkan

1. Identitas Diri

Sama seperti pendaftaran pada umumnya, identitas diperlukan sebagai database bagi si pemohon. Anda bisa menyertakan KTP dan KK, atau bentuk identitas lainnya yang legal di Indonesia.

Syaratnya pemohon haruslah warga negara asli, dan memiliki domisili sesuai dengan tempat usaha. Tujuannya agar lebih mudah bagi petugas untuk memberikan informasi nantinya.

2. Membawa Contoh Produk

HKI tidak langsung menyetujui permohonan sebelum anda membawa sampel produk. Mereka meminta bukti bahwa barang tersebut benar secara nyata. Sehingga nantinya jika diedarkan secara luas, tidak akan menimbulkan permasalahan.

Selain itu HKI perlu tahu bentuk produk yang anda jual layak atau tidaknya. Tak hanya produk asli tetapi juga foto, yang dilampirkan langsung saat pengisian formulir.

3. Surat Kuasa dan Kepemilikan

Sebagai pemilik bisnis tentunya anda memiliki hak penuh terhadap produk. Namun anda tetap memerlukan surat kepemilikan sebagai bukti usaha.

Dalam surat tersebut akan menjelaskan penuhnya hak si pemilik pada bisnisnya. Selain itu surat menjadi bentuk pertanggung jawaban, jika di kemudian hari ada masalah dalam produk.

4. Produk Harus Legal

Tidak semua produk akan mendapat persetujuan dari HKI. Hanya beberapa produk yang legal dipasarkan di Indonesia. Oleh sebab itu pikirkan masalah produk terlebih dulu, sebelum didaftarkan ke HKI.

Takutnya setelah melengkapi berkas justru ditolak karena produk tidak masuk dalam daftar. Maka akan buang-buang waktu dan menghambat pemasaran.

Merek memang sangat diperlukan dalam sebuah pemasaran, karena perlu untuk membangun brand. Produk dengan merek yang sah secara hukum, tentu lebih dipercaya oleh masyarakat. Tidak heran bila permintaannya lebih tinggi dibanding yang tidak memilikinya.

Untuk mendapatkan hak merek tersebut tentunya harus melengkapi banyak syarat. Mulai dari identitas hingga surat pernyataan kepemilikan usaha. Untuk proses pengecekan merek dan pendaftaran merek secara online silahkan hubungi Patendo, terima kasih.