Hukum Hak Kekayaan Intelektual

Hukum Hak Kekayaan Intelektual perlu Anda ketahui agar di kemudian hari Anda tidak bermasalah dengan mengganggu atau melanggar orang lain. Cukup banyak contoh kekayaan intelektual yang bisa Anda ketahui. Sebagian besar terdiri atas bidang seni dan kreativitas yang pastinya menonjolkan kerja otak kanan. Perlu Anda ketahui bahwa setiap menusia memiliki otak di bagian kanan dan kiri. Otak di bagian kanan berfungsi berkaitan dengan hal-hal kreativitas atau menemukan solusi atau pemecahan.

Hukum Hak Kekayaan Intelektual

Oleh karena itu, kerja otak kanan lebih rumit dan sulit dilakukan. Sementara otak bagian kiri berfungsi yang berkaitan dengan berpikir untuk mengerjakan atau menjawab soal-soal tertentu. Kedua bagian otak tersebut seharusnya seimbang agar kinerja otak secara keseluruhan dapat dioptimalkan. Namun kenyataannya, tidak sedikit orang yang salah satu bagian otaknya yang lebih dominan. Sebagai contoh, seorang siswa yang pintar dalam bersekolah dengan nilai yang selalu bagus.

Namun sayang, kegiatan di luar seperti olahraga atau berkesenian dirinya kurang. Begitu juga sebaliknya, seorang siswa yang tidak begitu pandai di kelas, tetapi dia cukup berbakat untuk bermain musik.
Jenis kekayaan intelektual secara garis besar
Secara garis besar, kekayaan intelektual dibedakan menjadi dua, yaitu kekayaan intelektual konkret atau nyata dan kekayaan intelektual abstrak atau tidak nyata. Untuk lebih jelasnya, perhatikan uraian di bawah ini.

Hukum Hak Kekayaan Intelektual murah

Pertama, kekayaan intelektual konkret atau nyata. Disebut konkret karena hasil kekayaan intelektual memang dalam bentuk barang. Jadi, memang bisa dilihat, dipegang, dirasakan, ataupun dikendarai. Hasil kekayaan intelektual yang sudah diaplikasikan dalam bentuk produk barang tertentu. Sebagai contoh, teknologi sepeda motor matic dari merek pabrikan tertentu. Teknologi baru itu membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) lebih irit. Oleh karena itu, cukup banyak konsumen yang meminatinya untuk membelinya.

Teknologi seperti ini memang yang terbaru, sementara pabrikan lain belum ada yang membuatnya. Kekayaan intelektual seperti ini akan dijaga dan dipatenkan. Kedua, kekayaan intelektual abstrak atau tidak nyata. Disebut abstrak karena memang kekayaan intelektual dalam bentuk pemikiran, ide, atau gagasan tertentu. Neskipun masih dalam pemikiran, tetapi jika dilakukan atau diaplikasikan ke dalam bidang tertentu dapat berimbas luar biasa. Sebagai contoh, seseorang yang mempunyai ide dengan membuat bahan bakar minyak dari getah pohon tertentu.

Ide tersebut dikembangkan, kemudian dipraktikkan. Akhirnya, berhasil membuat jenis BBM yang lebih ramah lingkungan.
Belajar menciptakan kekayaan intelektual yang bermanfaat
Anda bisa memulainya dengan membaca dan menulis. Terserah apa yang akan Anda baca dan tulis, yang penting sesuai dengan kesukaan masing-masing. Coretan tangan Anda menjadi bukti nyata bahwa kekayaan intelektual dapat diciptakan dengan cara yang sederhana. Sekarang permasalahannya, ide atau gagasan tersebut mau diaplikasikan pada bidang apa agar bermanfaat untuk orang banyak. Itulah sedikit tulisan tentang jenis kekayaan intelektual.

    Chat WA